Tips Menyisir Rambut Agar Tetap Sehat

Rambut  merupakan bagian penting dalam kehidupan perempuan. Panjang, hitam, berkilau dan mudah ditata.
Ya, bagian tubuh yang satu ini memang kerap menjadi bahan perhatian. Umumnya, perempuan Indonesia memiliki
rambut berwarna hitam. Karena itu, menjaga kehitaman rambut amat diperlukan.

Namun apa jadinya, bila rambut indah Anda tidak ditata dengan baik. Rambut menjadi kusut, tidak rapi dan banyak kerusakan.
Dengan demikian, rambut tidak lagi menjadi mahkota. Karena itu, perlulah Anda memperhatikan cara-cara praktis dalam menjaga
keindahan rambut. Salah satunya adalah menyisir rambut.
Tahukah Anda, meski terdengar sepele, mnyisir bukanlah sekedar meratakan rambut atau sekedar mengurangi bagian yang kusut.
Dengan teknik khusus, Anda dapat menyisir rambut sehingga terlihat anggun dan menawan). Sebaliknya, jika asal-asalan Anda
tidak akan mendapatkan rambut yang indah. Lantas apa saja yang perlu diperhatikan saat sedang menyisir?

Perhatikan tip berikut ini:

1. Kenali jenis dan fungsi sisir

Beraneka ragam bentuk sisir bukan dibuat hanya sekedar untuk menghibur penggunanya karena unik dan lucu. Lebih dari itu,
sisir dibuat sesuai dengan fungsinya masing-masing. Berikut adalah berbagai jenis sisir yang perlu Anda ketahui:

Sisir Sasak
Jelas fungsinya untuk menyasak rambut ketika Anda ingin mengenakan sanggul dan sebagainya. Jenis ini memiliki tiga ukuran yaitu
besar untuk rambut yang panjang dan tebal, kecil untuk rambut tipis dan pendek, dan sisir sasak berbulu untuk merapikan hasil sasakan.

Sisir Blow
Dari namanya sudah bisa dibayangkan fungsinya, ya. Jelas untuk membuat rambut menjadi mengembang. Jenis ini juga memiliki beberapa
subjenis. Thermal Radial Brush, untuk membuat rambut mngembang (bervolume). Dapat digunakan sebagai pengganti hot rolls (bahan logam
pada sisir sikat itu, dapat menghantarkan arus panas dan cocok untuk rambut lurus panjang).
Large Barelled Brush, untuk merapikan rambut ikal dan keriting, sehingga rambut tertata alami. Small Brush, untuk merapikan poni atau
mem-blow rambut pendek. Round, untuk membuat rambut tampak halus dan mengilat. Bisa juga untuk memberi volume atau mempermudah
penataan rambut ke arah dalam dan luar bagi rambut yang lurus.

Sisir Bergerigi
Ini yang digunakan oleh orang pada umumnya. Meskipun Anda sudah tak asing lagi, sempatkan untuk memeriksa terlebih dulu. Karena jenis
ini memiliki beberapa subjenis dengan fungsi yang berbeda. Sisir bergerigi besar, untuk menyisir rambut keriting pendek atau panjanag apabila
selesai mencuci rambut. Sisir bergerigi sedang, untuk menyisir rambut lurus panjang atau pendek agar tidak kusut apabila selesai mencuci rambut.

Padle Brush
Jenis ini dilengkapi dengan bantalan karet yang memudahkan Anda pada saat menyisir. Sehingga per helai rambut bisa Anda rapikan dari ujung
akar hingga ujung rambut.

Sisir Garpu
Jenis ini sangat cocok untuk rambut ikal, kriting, dan juga kribo. Karena sisir ini memiliki susunan gerigi yang jarang dan kuat. Sehingga sisir ini
sangat mudah untuk merapikan ataupun memisahkan bagian yang ikal pada rambut keriting.


2.Hati-hati menyisir saat rambut basah
Rambut akan gampang sekali rusak bila dalam keadaan basah. Gunakan handuk atau kain kering untuk mengeringkan rambut terlebih dahulu.
Itupun Anda tak boleh melakukannya dengan keras, mengingat dalam kondisi basah rambut sangat mudah rontok. Setelah benar-benar kering,
barulah Anda bisa menyisir. Jika Anda tak sempat mengeringkan terlebih dulu, dan harus menyisir sesegera mungkin, gunakan sisir dengan gerigi
yang paling jarang agar tidak terjadi kerontokan.

3.Perhatikan posisi badan
Pada saat menyisir sebaiknya posisi badan membungkuk ke depan agar rambut jatuh melampaui badan Anda. Lalu gunakan sisir sikat berbentuk
oval untuk menyikat rambut dari ujung rambut. Lalu berdirilah tegak dan biarkan rambut jatuh secara natural dan sikat dari bagian dalam rambut,
dari pangkal ke ujungnya. Kemudian sikat bagian paling atas ke tempatnya dengan gerakan teratur.

4.Lakukan dengan satu tarikan
Ini mungkin terdengar sangat teknis, tapi justru ini yang penting untuk Anda ketahui. Sisirlah rambut mulai dari akar hingga ujung dalam satu
tarikan. Ini berfungsi untuk meratakan minyak alami rambut agar sampai ke ujung rambut supaya tidak bercabang atau rapuh.

5.Uraikan bagian rambut yang kusut.
Ini harus mendapat perhatian pertama kali dari Anda. Kusut menandakan ada kotoran yang menempel pada
rambut Anda. Oleh karenanya jika ada bagian rambut yang kusut, sisirlah terlebih dahulu. Menyisir rambut yang kusut bisa menghilangkan kotoran yang menempel.

6.Jangan menyisir sebelum tidur
Ini ringan untuk dilakukan, tapi resikonya tak seringan yang Anda bayangkan. Jika selama ini Anda punya kebiasaan menyisir sebelum tidur, kami
sarankan mulai saat ini hentikan kebiasaan tersebut. Menyisir rambut sebelum tidur hanya akan menimbulkan stimulasi terhadap produksi sebum
dan dapat merusak rambut serta membuat rambut Anda menjadi rapuh.

7.Bersihkan Sisir
Satu lagi hal yang ringan tapi sepertinya berat sekali untuk melakukannya. Padahal jika sisir tidak dicuci, banyak sekali kotoran yang tertinggal, dan
kotoran tersebut bisa menempel kembali pada rambut Anda.
Untuk itu, cobalah sedikit meluangkan waktu untuk membersihkan sisir. Paling tidak sekali dalam satu minggu. Anda bisa melakukannya dengan
merendam sisir dalam air hangat yang sudah dicampur dengan sampo. Jika tidak ada, soda juga bisa dijadikan pengganti sampo.

8.Tidak tukar menukar sisir
Kondisi kulit kepala setiap orang berbeda-beda. Tentunya Anda juga tahu akan hal ini. Nah, Anda juga pasti tahu kan mengapa kita sebaiknya tidak
menggunakan sisir orang lain? Ya, tidak lain adalah untuk menjaga kebersihan kulit kepala Anda sendiri. Tentunya Anda tidak mau bukan, jika Anda
tertular masalah kulit kepala dari orang lain?

Sekian tips kali ini, moga bermanfaat bagi yang membacanya...

Komentar